Maman Imanul Haq Soroti Sinkronisasi Siskohat dengan PeduliLindungi

    Maman Imanul Haq Soroti Sinkronisasi Siskohat dengan PeduliLindungi
    Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq

    JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menyoroti sinkronisasi data vaksinasi calon jemaah haji di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dengan data sertifikat Vaksin pada Aplikasi PeduliLindungi. Disampaikan Maman, sinkronisasi dari kedua aplikasi tersebut baru sekitar 28 persen.

    “Saya juga heran, 28 persen itu angka yang sangat kecil. Mudah-mudahan ini masalahnya hanya sinkronisasi data saja, jangan sampai ia (calon jemaah haji) belum divaksin, ” ucap Maman di sela-sela pertemuan Tim Kunspek Komisi VIII DPR RI dengan Kakanwil Kemenag Jawa Barat di Bandung, Jabar, Selasa (24/5/2022).

    Jika angka tersebut merujuk pada calon jemaah haji yang belum mendapatkan vaksin lengkap, sambung Maman, tentu saja akan menimbulkan permasalahan baru. “Kalau 28 persen itu adalah sinkronisasi data, kita agak sedikit tenang dan bisa dipacu dalam hal sinkonisasinya, ” ujar Politisi fraksi PKB ini.

    Terkait sinkronisasi data ini, Maman akan meminta konfirmasi langsung dari Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI juga kepada Kementerian Kesehatan. Apalagi ia seringkali menyampaikan bahwa sinkronisasi data adalah kunci suksesnya pemberangkatan jemaah haji Indonesia di masa pandemi ini.

    “Sinkronsiasi data ini adalah kata kunci yang selalu saya ucapkan. Sinkronisasi antara Siskohat dan PeduliLindungi ini sangat penting, karena kebijakan luar negeri itu adalah otoritas negara yang bersangkutan dan tidak bisa kita tolak, ” tegas wakil rakyat dapil Jawa Barat IX ini.

    Di sisi lain, Maman menekankan agar pemerintah juga calon jemaah haji agar benar-benar mempersiapkan keberangkatan haji ini. Mengingat, ibadah haji ini dilaksanakan masih dalam ancaman pandemi Covid-19.

    NEWSRELEASE.CO.ID
    market.biz.id NEWSRELEASE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Artinya, kesiap-siagaan kita termasuk pemerintah dan juga jemaah haji tetap dilakukan. Protokol kesehatan juga tetap diutamakan termasuk juga segala kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Misalnya ada jemaah yang kena Covid-19 di tanah suci Mekah/Madinah, kita juga sudah meninjau ke pusat kesehatan haji Indonesia baik itu di Mekkah atau Madinah, ” tandasnya. (es/aha) 

    Maman Imanul Haq DPR RI KOMISI VIII PKB
    POLITISI.ID

    POLITISI.ID

    Artikel Sebelumnya

    Presiden Jokowi: Buya Syafii Maarif Seorang...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 389

    Postingan Tahun ini: 1525

    Registered: May 25, 2021

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 383

    Postingan Tahun ini: 2027

    Registered: Apr 8, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 149

    Postingan Tahun ini: 530

    Registered: Nov 15, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 119

    Postingan Tahun ini: 351

    Registered: Jul 9, 2020

    Profle

    Narsono Son verified

    Ombudsman RI Ganjar Kemenkumham Penghargaan Soal Kepatuhan 
    Secara Vitual, Lapsustik Purwokerto Ikuti Bintek Aplikasi Siswas P3DN
    PK klien Anak Bapas Nusakambangan Ajak Kembangkan Bakat
    Lagi, Layanan Publik Kemenkumham Diapresiasi Menpan RB

    Rekomendasi

    Sertu Mulyadi Anggota Koramil 0622-04/Cikidang Berikan Semangat Kepada Resimen UNJ
    Kapolres Sukabumi Pimpin Kegiatan Pengamanan Pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Sukabumi
    Wujudkan Daerah Bebas KKN, Pemkot Tangsel Tandatangani Pakta Integritas dengan Kejari
    Bersinergi..!! Babinsa Purwosari Bersama Polsuska Berikan Himbauan Prokes Kepada  Penumpang Di Stasiun Purwosari 
    Beraksi di 9 TKP Ibu Muda Pelaku Penggelapan Motor Berhasil Diamankan Polres Blitar Kota

    Ikuti Kami